Mateng Siapkan Diri Untuk Penyangga IKN

- Penulis

Kamis, 14 Maret 2024 - 13:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarasulbar.id – Mateng, Wakil Bupati Mamuju Tengah (Mateng), Muhammad Amin Jasa, mengaku Mateng memang sedang gencar-gencarnya menyiapkan berbagai potensi unggulan untuk menjadi penyanggah Ibukota Nusantara (IKN) di Kalimantan.

Hal itu disampaikan Muhammad Amin Jasa, menjawab harapan Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana saat menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Mamuju Tengah Tahun 2025 di Aula A Kantor Bupati Mamuju Tengah, Kamis (14/3/2024) lalu.

Amin Jasa menyebut, sektor-sektor yang disiapkan Mamuju Tengah untuk menyanggah IKN, seperti sektor perkebunan, pertanian, kelautan dan peternakan.

“Desain besar kita ke depan memang untuk mendukunh dan menyanggah IKN. Potensi kita sangat besar. Kita sebenarnya sudah memulai, utamanya di sektor peternakan, perkebunan dan pertanian kita,” kata Amin.

Untuk mendukung itu, Amin mengatakan, pembangunan infrastruktur untuk membuka akses ekonomi masyarakat juga terus dilakukan.

“Selain itu, pejingkatan produksi masyarakat kita juga terus didukung agar meningkat, termasuk upaya untuk melakukan pebgwilayahan komoditas ubggulan kita di Mateng,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Junda Maulana mengajak Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah manfaatkan peluang sebagai penyangga IKN.

“Sulbar menjadi daerah penyedia pangan untuk IKN. Kedepannya, manfaatkan peluang dengan peningkatan komoditas. Apalagi IKN akan ada peningkatan penduduk 4 sampai 5 juta jiwa. Untuk itu, bagaimana cara kita menjadi penyangga IKN karena kita yang terdekat,” kata Junda.

Untuk mendukung hal tersebut, Junda menyebut strategi yang dapat dilakukan, yaitu :

1. Peningkatan produksi komoditas.

2. Peningkatan sumber daya manusia, dengan pendidikan vokasi tematik keterampilan.

3. Peningkatan aksesibilitas konektivitas, berupa jalan dari pusat produksi ke lokasi pemasaran, infrastruktur jalan ke pusat pemerintahan, sehingga semua desa bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat, ruas jalan Mamuju ke Makassar, Mamuju ke Palu serta akses ke IKN.

4. Pewilayahan komoditas yang bisa dikembangkan pada satu kabupaten, karena berkaitan dengan cost atau biaya.

“Dari permasalahan yang ada harus dilakukan akselerasi untuk Indonesia emas 2045 dengan melakukan percepatan,” lanjutnya(*)

Penulis : Iman

Editor : Aji

Berita Terkait

Praktik Jerigen di SPBU Karossa Disorot
Ketidak Patuhan Pajak Perusahaan Tambang, Pemerintah Jangan Tutup Mata!
Pelabuhan Misterius di Kambunong, Diduga Ada Kepentingan Korporasi, Pemkab Mateng Bungkam
Pembangunan Pelabuhan di Kambunong, Mateng, Proyeknya untuk Siapa?
DPRD Mateng Setujui APBD Perubahan 2025, Pemerintah Diminta Fokus ke Sektor Prioritas Sumber Artikel berjudul ” DPRD Mateng Setujui APBD Perubahan 2025, Pemerintah Diminta Fokus ke Sektor Prioritas
Anggota DPRD Pasangkayu, Terima Kunjungan DPRD Mateng
Kanwil Kemenkum Sulbar Rapat Bersama Pansus DPRD Mamuju Tengah
UPTD PPRD Mamuju Tengah Sosialisasikan Pergub Nomor 27 Tahun 2025 ke Sejumlah Perusahaan di Mateng

Berita Terkait

Senin, 17 November 2025 - 12:09 WITA

Praktik Jerigen di SPBU Karossa Disorot

Selasa, 11 November 2025 - 14:17 WITA

Ketidak Patuhan Pajak Perusahaan Tambang, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 7 November 2025 - 17:40 WITA

Pelabuhan Misterius di Kambunong, Diduga Ada Kepentingan Korporasi, Pemkab Mateng Bungkam

Selasa, 4 November 2025 - 12:50 WITA

Pembangunan Pelabuhan di Kambunong, Mateng, Proyeknya untuk Siapa?

Jumat, 31 Oktober 2025 - 21:55 WITA

DPRD Mateng Setujui APBD Perubahan 2025, Pemerintah Diminta Fokus ke Sektor Prioritas Sumber Artikel berjudul ” DPRD Mateng Setujui APBD Perubahan 2025, Pemerintah Diminta Fokus ke Sektor Prioritas

Berita Terbaru