Suarasulbar.id, Mamuju – Tindak kekerasan kembali mencoreng wajah keamanan ibu kota provinsi Sulawesi Barat. Seorang kasir hotel di Mamuju menjadi korban pengeroyokan brutal oleh tiga pemuda tak dikenal, saat sedang bertugas di meja resepsionis, Kamis 26/6/2025.
Korban diketahui bernama Muhammad Fauzan, karyawan Hotel Aneka Jaya yang berada di Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju. Insiden terjadi sekitar pukul 03.00 WITA, tepat saat suasana hotel masih dalam keadaan tenang.
Awalnya, salah satu pelaku bernama Mawan, datang menghampiri korban dan berbicara dengan nada tinggi. Saat itu, Fauzan tengah sibuk melayani tamu hotel lainnya, sehingga tidak merespons.
Merasa diabaikan, pelaku diduga terpancing emosi dan langsung melayangkan pukulan. Tak berselang lama, dua rekannya ikut bergabung dan menganiaya korban secara membabi buta.
“Ada tamu hotel yang mau buka kamar, korban melayani tamu, pelaku juga dalam keadaan mabuk, dan pelaku ini lagi mencari seseorang tetapi orang yang di carinya tidak di temukan maka kasir ini yang menjadi pelampiasan si pelaku untuk melampiaskan kekesalanya” ujar salah seorang saksi yang enggang di sebutkan namanya.
Akibat kejadian ini, Fauzan mengalami luka memar di mata kiri, nyeri di dada, serta lecet pada lengan kirinya. Ia langsung melapor ke Polresta Mamuju untuk mendapatkan keadilan.
Kasi Humas Polresta Mamuju, Herman Basir, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar telah diterima laporan atas nama Muhammad Fauzan yang merupakan karyawan hotel. Korban mengalami luka memar di bagian mata kiri, nyeri dada, dan lecet di lengan kirinya,” jelas Herman.
Pihak kepolisian saat ini telah memeriksa beberapa saksi di lokasi kejadian dan mengumpulkan bukti awal.
Gelaran perkara dijadwalkan dalam waktu dekat untuk mengungkap para pelaku dan motif di balik aksi kekerasan ini. Peristiwa ini menjadi sorotan, mengingat lokasi kejadian berada di pusat kota, serta terjadi saat korban tengah menjalankan tugasnya.
Warga berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap dan menangkap pelaku, serta memberikan rasa aman bagi pekerja malam di kota Mamuju. (Tfq*)












