Kepala Sekolah di Mamuju Bantah Gunakan Dana BOS untuk Studi Tiru ke Bandung : Murni Inisiatif 

- Penulis

Minggu, 21 September 2025 - 20:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Mamuju, Rifai, membantah keras tuduhan soal para kepala sekolah SMP akan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk melakukan perjalanan ke Jakarta dan Bandung.

Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Mamuju, Rifai, membantah keras tuduhan soal para kepala sekolah SMP akan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk melakukan perjalanan ke Jakarta dan Bandung.

Suarasulbar.id, Mamuju – Sekretaris Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Mamuju, Rifai, membantah keras tuduhan soal para kepala sekolah SMP akan menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk melakukan perjalanan ke Jakarta dan Bandung.

Menurut Rifai, rencana keberangkatan itu adalah bagian dari program kerja MKKS yang telah disepakati dalam rapat kerja  MKKS Priode 2025-2029 pada Februari  2025 lalu.

Ia menegaskan bahwa seluruh biaya perjalanan akan ditanggung oleh dana pribadi masing-masing kepala sekolah, bukan dari dana BOS.

Kegiatan ini dianggap sangat penting karena tujuannya bukan sekadar berwisata, melainkan untuk studi tiru yang memiliki dua tujuan yakni ke sekolah-sekolah telah menjalankan metode pembelajaran baru atau Deef Leraning dan Koding serta  Artificial Intelegency (AI).

Para kepala sekolah ingin belajar langsung dari sekolah-sekolah di Bandung, Jawa Barat (Jabar), karena mereka sudah lebih dulu menerapkan metode pembelajaran baru.

“Ini murni keinginan teman-teman kepala sekolah. Tujuannya positif, yaitu untuk menyambut metode pembelajaran  dan belajar tentang AI yang sudah diterapkan di sana, sementara di Sulawesi baru akan dimulai,” ujar Rifai.

Rifai menambahkan, kegiatan ini benar-benar murni dari inisiatif masing-masing kepala sekolah dan tidak ada paksaan

Sebelumnya, rencana studi tiru ini disoroti Ketua DPC Permahi Mamuju Wahyullah Arif ia menduga bahwa perjalanan kepala sekolah dianggap justru tidak membuat guru semangat.

Bahkan Wahyu menuding itu menggunkan dana BOS masing-masing sekolah.

Padahal MKKS jelas membantah bahwa itu tidak ada kaitanya dengan dana BOS bahkan tidak meminta bantuan support dana dari Dinas Pendidikan Mamuju.

Semuanya adalah kesepakatan dari kepsek yang tergabung dalam MKKS bahkan panitia sudah dibentuk untuk rencana keberangkatan.

Berita Terkait

Kolaborasi dengan Warga, PT Letawa Tuntaskan Perbaikan Jalan Lariang
PT Letawa Hadirkan Akses Air Bersih bagi Warga Desa Lariang
Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat
DPC GMNI Mamuju Tengah Soroti Dugaan Kriminalisasi Petani dan Warga Adat Budong”, Siap Tempuh Pelaporan Balik atas Dugaan Perampasan Tanah Adat
Pemprov Sulbar Apresiasi Kolaborasi Astra Agro Lestari Dukung Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Imigrasi Gandeng KPK untuk Pembenahan Instansi
Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
Sekolah Tanpa Dinding di Desa Bambu, Tempat Mimpi-Mimpi Besar Dilahirkan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:13 WITA

Kolaborasi dengan Warga, PT Letawa Tuntaskan Perbaikan Jalan Lariang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:24 WITA

PT Letawa Hadirkan Akses Air Bersih bagi Warga Desa Lariang

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:07 WITA

Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:19 WITA

DPC GMNI Mamuju Tengah Soroti Dugaan Kriminalisasi Petani dan Warga Adat Budong”, Siap Tempuh Pelaporan Balik atas Dugaan Perampasan Tanah Adat

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:25 WITA

Pemprov Sulbar Apresiasi Kolaborasi Astra Agro Lestari Dukung Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Berita Terbaru

Uncategorized

Kolaborasi dengan Warga, PT Letawa Tuntaskan Perbaikan Jalan Lariang

Senin, 12 Okt 2026 - 11:13 WITA

Uncategorized

PT Letawa Hadirkan Akses Air Bersih bagi Warga Desa Lariang

Jumat, 2 Okt 2026 - 10:24 WITA