Remaja Tadui Didorong Hidupkan Kembali Kain Sekomandi

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, SUARASULBAR.ID — Upaya memperkenalkan dan melestarikan kain tradisional Sekomandi kepada generasi muda dilakukan melalui program “Sekomandi Revival, Pemberdayaan Remaja Kalumpang dalam Pewarisan dan Inovasi Kain Tradisional Sulawesi Barat”.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Juni 2026 tersebut melibatkan 15 orang remaja di Desa Tadui, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, bersama Mala’bi Institute sebagai mitra.

Program ini diarahkan untuk menumbuhkan ketertarikan generasi muda terhadap kain Sekomandi sekaligus memperkenalkan peluang inovasi produk berbasis kain tradisional.

Sekomandi merupakan salah satu warisan budaya Sulawesi Barat yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan ekonomi.

Proses pembuatan kain tradisional membutuhkan keterampilan dan ketekunan, sehingga keberadaan generasi penerus menjadi penting untuk menjaga keberlanjutan warisan budaya tersebut.

Melalui kegiatan Sekomandi Revival, para peserta mendapatkan pengenalan mengenai kain Sekomandi serta pemanfaatannya sebagai bahan untuk menghasilkan produk kreatif.

Pendekatan ini diharapkan dapat membuat generasi muda melihat kain tradisional tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sumber inspirasi untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Salah satu praktik yang dilakukan dalam kegiatan tersebut adalah pembuatan bros berbahan kain Sekomandi. Para peserta diberikan kesempatan untuk mengolah potongan kain menjadi produk aksesori dengan memanfaatkan bahan pendukung seperti benang jahit dan manik-manik.

Kegiatan tersebut menjadi pengalaman awal bagi peserta dalam mengenal proses pengembangan produk berbasis kain tradisional. Pembuatan produk sederhana seperti bros diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pemanfaatan kain Sekomandi sehingga kain tetap memiliki nilai guna dan dapat dikembangkan menjadi produk kreatif.

Ketua pelaksana kegiatan, Adam Ramadhan, S.E., M.M., mengatakan bahwa pelestarian budaya perlu melibatkan generasi muda secara langsung.

“Generasi muda perlu diberikan kesempatan untuk mengenal dan berkreasi dengan warisan budaya daerah. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi dapat ikut mengambil bagian dalam menjaga keberlanjutan kain tradisional Sekomandi,” ujarnya 6 Juni 2026.

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan pada Juni tersebut merupakan tahap awal dari rangkaian pengembangan Sekomandi Revival. Ke depan, program diharapkan dapat dilanjutkan dengan penguatan keterampilan pengolahan bahan, pewarnaan benang, penenunan, pengembangan desain, diversifikasi produk, serta promosi dan pemasaran.

Pelibatan remaja dalam program ini diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan inovasi. Kain tradisional tetap dapat mempertahankan identitas dan nilai budayanya, sekaligus dikembangkan menjadi produk kreatif yang lebih dekat dengan kehidupan generasi muda.

Program Sekomandi Revival diharapkan menjadi salah satu langkah awal untuk membangun proses regenerasi dan meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap warisan budaya Sulawesi Barat.

Sekomandi bukan sekadar kain, tetapi merupakan bagian dari identitas dan pengetahuan budaya yang perlu diwariskan. Melalui keterlibatan generasi muda, warisan tersebut diharapkan tidak hanya tetap hidup, tetapi juga dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Penulis:

Adam Ramadhan, S.E., M.M.

Ketua Pelaksana Program Sekomandi Revival, Mamuju, Sulawesi Barat

Berita Terkait

Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat
DPC GMNI Mamuju Tengah Soroti Dugaan Kriminalisasi Petani dan Warga Adat Budong”, Siap Tempuh Pelaporan Balik atas Dugaan Perampasan Tanah Adat
Pemprov Sulbar Apresiasi Kolaborasi Astra Agro Lestari Dukung Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Imigrasi Gandeng KPK untuk Pembenahan Instansi
Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
Sekolah Tanpa Dinding di Desa Bambu, Tempat Mimpi-Mimpi Besar Dilahirkan
Pelatihan Petugas Lapangan SE 2026 Gelombang I Resmi Ditutup, Diikuti 145 Peserta
Dari Siaga Listrik hingga Kurban, PLN UP3 Mamuju Hadir untuk Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:07 WITA

Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:19 WITA

DPC GMNI Mamuju Tengah Soroti Dugaan Kriminalisasi Petani dan Warga Adat Budong”, Siap Tempuh Pelaporan Balik atas Dugaan Perampasan Tanah Adat

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:25 WITA

Pemprov Sulbar Apresiasi Kolaborasi Astra Agro Lestari Dukung Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:57 WITA

Imigrasi Gandeng KPK untuk Pembenahan Instansi

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:35 WITA

Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing

Berita Terbaru

Uncategorized

Tambang Emas Ilegal di Mamuju Terbongkar 4 Tersangka Dijerat

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:07 WITA