Mamuju, Suarasulbar.id – Asosiasi Mahasiswa Manakarra (AMM) menyatakan sikap tegas menolak wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). (Jum’at, 16/01/2026)
Wacana tersebut dinilai berpotensi melemahkan prinsip kedaulatan rakyat dan mencederai semangat reformasi yang telah diperjuangkan selama lebih dari dua dekade.

Ketua Asosiasi Mahasiswa Manakarra, Iwan, menegaskan bahwa Pilkada langsung merupakan instrumen penting dalam memastikan partisipasi rakyat dalam menentukan kepemimpinan daerah.
Menurutnya, mengalihkan kembali proses pemilihan kepada DPRD bukan solusi atas berbagai persoalan demokrasi, melainkan langkah mundur yang berisiko mempersempit ruang kontrol publik.
“Pilkada langsung memang memiliki tantangan, tetapi menarik kembali hak memilih dari rakyat bukan jawaban. Demokrasi seharusnya diperkuat, bukan disederhanakan denga
Penulis : Ardiansyah












