Warga Tolak Tambang Pasir Di Desa Sampaga, Perusahaan Belum Lakukan Sosialisasi

- Penulis

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 11:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk Penolakan Tambang Pasir Di Pintu Gerbang Desa Sampaga

Spanduk Penolakan Tambang Pasir Di Pintu Gerbang Desa Sampaga

Suarasulbar.id, MAMUJU | Pintu gerbang desa sampaga, kecamatan sampaga, kabupaten mamuju, terpasang spanduk yang bertuliskan “Kami warga Desa Sampaga menolak keras aktivitas tambang pasir karena merusak lingkungan.”

Spanduk tersebut tampaknya dipasang oleh sejumlah warga yang menolak adanya rencana tambang pasir yang beroperasi di desa tersebut.

Spanduk penolakan tambang disebar dari jalan hingga ke masjid dan di perkampungan desa sampaga.

Toko Pemuda Sampaga Asri menyatakan, kehadiran tambang pasir di desa sampaga mengancam keberadaan warga karena berpotensi merusak lingkungan.

“Kami warga menolak keras kehadiran tambang, karena yang namanya perusahaan tambang itu tidak akan membangun tapi justru merusak alam dan lingkungan, karena tambang yang akan beroperasi sangat dekta dengan pemukiman warga” tegas Asri, Sabtu (31/8/2024).

“Warga merasa khawatir akan terjadi abrasi jika tambang pasir itu beroperasi, sebab penambangan akan merusak alam dan berdampak pada kehidupan sosial masyarakat,” jelasnya.

Perusahaan tambang pasir rencananya akan beroperasi pada bulan bulan depan atau September 2024 mendatang. jadi pemasangan spanduk penolakan dilakukan agar penambangan pasir di desa sampaga tidak dilakukan atau dicegah sebelum berdampak lebih besar pada lingkungan.

“Pemerintah desa dan pihak perusahaan tidak pernah melibatkan tokoh masyarakat, warga dan juga tokoh pemuda, untuk melakukan sosialisasi terhadap akan adanya tambang pasir di desa sampaga,”ungkapnya

Camat sampaga Muhammad Yusuf mengaku dirinya pernah terlibat alam uji publik terkait rencana penambangan pasir di sungai desa sampaga dan dirinya meminta agar perusahaan melakukan sosialisasi ke masyarakat. namun, hingga hari ini perusahaan belum juga melakukan sosialisasi dan baru akan melakukannya.

“Saya sudah peringatkan pada uji publik rencana tambang pasir di desa sampaga agar pihak perusahaan melakukan sosialisasi dulu kemasyarakat, namun pihak perusahaan baru akan melakukan sosialisasi karena ada tahapannya,”ujar Camat Sampaga Muhammad Yusuf

Camat sampaga menambahkan, tambang pasir yang rencananya akan beroperasi di sungai sampaga tidak ada sangkut pautnya dengan pemerintah kabupaten apalagi pemerintah kecamatan sampaga, karena perizinannya berada di tingkat pemerintah provinsi.

“Tambang pasir di muara sungai sampaga dinilai akan mengurangi dampak banjir, karena pendangkalan sungai terjadi menyebabkan banjir di desa sampaga, sehingga dengan adanya pengerukan dampak banjir bisa kurang,”Tambahnya

Namun demikian, camat sampaga Muhammad Yusuf meminta kepada pihak perusahaan yang akan mengelola tambang pasir di desa Sampaga segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terjadi kegaduhan publik.(*)

 

Berita Terkait

Besok, Muhammadiyah Mamuju Laksanakan Salat Id di Stadion Manakarra
Pengacara di Mamuju Berbagi Takjil, Cerita Lawyers Gelar Buka Puasa Bersama
Jamkrindo Mamuju Gelar Safari Ramadan, Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Saat AI Menguasai Informasi, Pers Diuji Menjaga Akal Publik
Warga Desa Bambu Kirim Dukungan Moril untuk Kades Hartono
BRI Nyatakan Tanggung Jawab Penuh atas Hilangnya Dokumen Nasabah Pascagempa 2021
FPKM Desak Pemkab Mamuju Segera Rehabilitasi Jembatan Sangkurio yang Mengancam Keselamatan Warga
Haiyu Inlimate Wash dan Cara Elegan Sulawesi Barat Memperkenalkan Diri

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:22 WITA

Besok, Muhammadiyah Mamuju Laksanakan Salat Id di Stadion Manakarra

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:42 WITA

Pengacara di Mamuju Berbagi Takjil, Cerita Lawyers Gelar Buka Puasa Bersama

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:54 WITA

Jamkrindo Mamuju Gelar Safari Ramadan, Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu

Senin, 9 Februari 2026 - 18:49 WITA

Saat AI Menguasai Informasi, Pers Diuji Menjaga Akal Publik

Senin, 9 Februari 2026 - 01:17 WITA

Warga Desa Bambu Kirim Dukungan Moril untuk Kades Hartono

Berita Terbaru