Limbah Milik PT Palma Diduga Cemari Sungai Kasano

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 18:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangkayu, Suarasulbar.id – Pemilik Tambak Ikan di pasangkayu mengeluhkan air sungai yang tercemar limbah pabrik.

Limbah pabrik tersebut di duga berasal dari pabrik CPO PT Palma yang berdiri desa kasano.

Beberapa pemilik tambak mengeluhkan air bersih dari sungai, sedangkan tambak milik mereka bergantung dari sungai kasano.

“Tambak yang kami punya sudah tercemar oleh limbah, sudah lama sejak beberapa tahun lalu. Limbah yang mencemari tambak milik kami berasal dari air sungai Kasano yang kami masukan ke dalam tambak,” ungkap Heriati, pemilik tambak, saat dihubungi wartawan, melalui sambungan telepon, Kamis (4/12/2025).

Sekitar 7 hektar tambak milik heriati, tercemar akibat limbah pabrik, sehingga akibatkan ikan yang ada didalam mati setiap harinya.

“Limbah yang mencemari tambak warga masuk kedalam tambak saat warga mengisi air tambak. Kalau kami mengisi air tambak dengan menggunakan air sungai maka limbah pabrik ikut masuk ke dalam tambak” ujarnya.

Lebih jauh dia mengatakan, tambak warga yang tercemar di lokasi sepanjang Sungai Kasano tersebut mencapai ratusan hektar.

Kerugian yang dialami pemilik tambak mencapai milyaran rupiah.

“Kami bingung mau bagaimana pak, tambak kami butuh air, selama ini kita cuman mengharap air hujan untuk mengisi tambak. Sedangkan jika air sedikit ikan mati kepanasan, makanya pada waktu itu suami saya mengisi tambak dengan air sungai,” pintanya.

Tercemarnya Sungai Kasano sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir.

“Warga pemilik tambak saat ini hanya bisa berharap agar pemerintah turun tangan membersihkan limbah yang mencemari Sungai Kasano agar masayarakat pemilik tambak tidak lagi kesulitan untuk mengisi air ke dalam tambaknya,” tutupnya.

Berita Terkait

PLN Kerahkan 230 Lebih Petugas Teknik, Pemeliharaan Infrastruktur Listrik di Sulawesi Bagian Selatan Dipercepat
Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day
Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan
Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS
Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu
Mau Naik Daya Listrik? Ini Saat yang Tepat, PLN Beri Diskon 50 Persen
Imigrasi Mamuju Beberkan Capaian Kinerja Semester I 2026, PNBP Tembus Rp1,44 Miliar
KOMARA Guncang Kesadaran Sejarah, Mamuju Heritage Forum 2026 Jadi Tonggak Merawat Identitas Mamuju

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:31 WITA

PLN Kerahkan 230 Lebih Petugas Teknik, Pemeliharaan Infrastruktur Listrik di Sulawesi Bagian Selatan Dipercepat

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:49 WITA

Semarak HUT RI ke-81, Imigrasi Mamuju Hadirkan Layanan ‘Pasporia’ di Car Free Day

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:59 WITA

Astra Agro dan Pemkab Pasangkayu Kolaborasi Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:34 WITA

Ngaku Jurnalis Tribun Sulbar dan Admin Info Mamuju, Oknum Diduga Peras Warga Mamuju dengan Modus VCS

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:00 WITA

Astra Agro Dorong Pelestarian Pesisir Melalui Penanaman Mangrove di Pasangkayu

Berita Terbaru

Uncategorized

Kolaborasi dengan Warga, PT Letawa Tuntaskan Perbaikan Jalan Lariang

Senin, 12 Okt 2026 - 11:13 WITA

Uncategorized

PT Letawa Hadirkan Akses Air Bersih bagi Warga Desa Lariang

Jumat, 2 Okt 2026 - 10:24 WITA