Rp800 Ribu Tak Turun, Peserta Pelatihan Kopdes Tagih Janji Dinas Koperasi Sulbar

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 13:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, Suarasulbar.id — Sebanyak 120 pengurus Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Kabupaten Pasangkayu yang mengikuti pelatihan resmi Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Barat, hingga hari ini belum menerima honor yang dijanjikan.

Padahal pelatihan itu telah berlangsung sepekan lalu di Hotel Nerlli, Pasangkayu, tepatnya pada 21–23 November 2025.

Para peserta kini melayangkan desakan keras kepada panitia agar hak mereka segera dibayarkan.

Honor yang mereka terima diproyeksikan mencapai sekitar Rp800.000 per orang, terdiri dari, Transportasi: Rp170.000 × 3 hari, Uang harian/pelatihan: Rp120.000 × 3 hari

Salah satu peserta, Hs, menilai keterlambatan ini janggal.

“Total honor bisa mencapai delapan ratus ribuan, tergantung item yang harus dibayarkan panitia. Namun sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (29/11/2025).

Hs menegaskan, panitia sebelumnya menjanjikan honor tersebut cair pada 25 November 2025, dua hari setelah pelatihan berakhir.

Namun memasuki akhir pekan berikutnya, satu rupiah pun belum diterima.

“Sudah sepekan lebih. Pelatihan selesai, tapi hak kami tidak kunjung turun,” keluhnya.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Sulbar, Masriadi Nadi Adjo, yang dikonfirmasi media, membenarkan adanya keterlambatan.

Melalui pesan WhatsApp, ia berdalih bahwa proses pencairan masih tersendat karena penggunaan mekanisme Ganti Uang (GU).

“Keterlambatan terjadi karena sistem GU. Anggaran yang bisa ditarik di GU maksimal Rp200 juta,” jelas Masriadi.

Namun ia memastikan bahwa pembayaran kepada seluruh peserta akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Pembayarannya minggu depan, pasti dibayarkan,” tegasnya.

Kendati dinas telah memberikan penjelasan, sejumlah pihak mempertanyakan mengapa panitia tetap melaksanakan pelatihan bila anggaran belum siap secara administratif.

Selain itu, penggunaan GU yang hanya memungkinkan penarikan Rp200 juta juga memicu pertanyaan, bagaimana perencanaan anggaran untuk kegiatan yang melibatkan 120 peserta bisa tidak diantisipasi sejak awal.

Berita Terkait

Dari Kelas hingga UMKM, Celebes Education Festival 2026 Rayakan Karya dan Kreasi Sulawesi
Apresiasi Pengabdian Guru, PT Mamuang Salurkan Insentif di Pasangkayu
FORKI Mamuju Borong Prestasi di Kejuaraan Karate Sulbar 2026, Raih Juara Umum III Open Tournament dan Juara I Festival
Waketum DPP Hanura Tekankan Konsolidasi dan Regenerasi Kader di Musda IV Sulbar
ATR/BPN Sebut Tak Pernah Terbitkan Sertifikat di Objek Sengketa
Saatnya UMKM Naik Kelas, Jamkrindo Buka Gerbang Besar Ekonomi Sulbar
Jelang Open Tournament, FORKI Sulbar Gelar Penataran Wasit dan Juri
Belanja Natura Bermasalah, BPK Sebut Ketua DPRD Mamuju dalam Temuan Rp70 Juta

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:28 WITA

Dari Kelas hingga UMKM, Celebes Education Festival 2026 Rayakan Karya dan Kreasi Sulawesi

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:17 WITA

Apresiasi Pengabdian Guru, PT Mamuang Salurkan Insentif di Pasangkayu

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WITA

FORKI Mamuju Borong Prestasi di Kejuaraan Karate Sulbar 2026, Raih Juara Umum III Open Tournament dan Juara I Festival

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:32 WITA

Waketum DPP Hanura Tekankan Konsolidasi dan Regenerasi Kader di Musda IV Sulbar

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:37 WITA

ATR/BPN Sebut Tak Pernah Terbitkan Sertifikat di Objek Sengketa

Berita Terbaru