Suarasulbar.id MAMUJU TENGAH | Peristiwa adanya pergerakan tanah di Dusun Makmur, Desa Saloadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), membuat akses jalan lumpuh total.
Pasalnya jalan penghubung Saloadak dan Kecamatan Tommo itu amblas dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan.
Kejadian itu membuat warga masih kesulitan melintas, karena saat ini masih dalam proses perbaikan oleh pemerintah setempat.
Alat berat Excavator yang ditenggalam akibat likuifaksi itu saat masih dievakuasi oleh dua alat lainnya.
Kepala Desa Dusun Makmur, Herman menuturkan, jalan ini merupakan penghubung dari dua desa yakni Desa Saloadak dan Desa Sejati.
Kemudian penghubung langsung ke Desa Leling Barat, Kecamatan Tommo. Kini masih dalam keadaan lumpuh.
“Belum bisa di akses jalannya masih lumpuh total,” kata Herman kepada wartawan, Senin (4/24).
Dia menambahkan, warga yang hendak melintas terpaksa mencari alternatif lain karena hingga kini jalan masih lembek dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan.
“Kalau sekarang belum bisa harus cari jalan alternatif dulu,” ujarnya.
Peristiwa likuifakssi ini pada Sabtu (2/24) sore hari, tiba tanah di Desa Saloadak, Tobadak, Mamuju Tengah (Mateng) tiba-tiba bergeser hingga membuat jalan amblas.
Kemudian alat berat yang sedang bekerja ikut tenggelam akibat pergerakan tanah yang menimbun tanaman sawit di sekitarnya.(*)












