Suarasulbar.id MAJENE | Kepala Kejaksaan Tinggi ( Kajati ) Sulbar melalui Asisten Intelijen Dharmabella Tymbasz, membenarkan namun bukan Kajati yang turun melainkan tim Kasi C Intelijen Kejati Sulbar. Jumat 23/8/24
“ Benar kemarin, ada memang kunjungan Kasi C Intelijen Kejati Sulbar ke Pemda Majene bukan pak Kajati ya. Kunjungan ini dalam rangka klarifikasi dan wawancara dan pengumpulan dokumen. Dan ini masih tertutup belum bisa menjadi konsumsi publik, “ kata Asintel Dharmabella Tymbasz, kepada indigo99.com. Jumat 23/8/28
Menurut Dharmabella, kunjungan Kasi C Intelijen Kejati Sulbar di Pemda Majene tidak lain hanya menindaklanjuti aduan masyarakat ( Dumas ) soal adanya dugaan penyimpangan anggaran APBD tahun 2023, sehingga kasi C melakukan klarifikasi dan permintaan dokumen.
“ Sebenarnya, ini belum bisa kami ekspos pak, hanya saja sudah ramai di luar terpaksa saya luruskan. Memang kami datangi Pemda Majene kemarin, perihal klarifikasi saja dan beberapa permintaan dokumen. Hal ini menindak lanjuti Dumas, “ jelas Dharmabella.
Lanjut dia menjelaskan, kehadiran Kasi C Intelijen Kejati Sulbar di Pemda Majene tidak lain hanya menindak lanjuti Dumas. Jangan sampai kata dia, nanti terkesan mengabaikan Dumas masuk di Kejati Sulbar, sehingga jaksa kunjungi Pemda Majene.
“ Ini kami hanya menindak lanjuti Dumas, jangan sampai diluar sana lain cerita kenapa Jaksa tidak mau menindak lanjuti Dumas yang masuk. Ini yang kami tidak inginkan, makanya kami turun, ” jelasnya
Menurut dia, adanya indikasi penyimpangan dalam pengelolaan anggaran di Pemda Majene tahun 2023, mengaku pihaknya masih mendalami pengelolaan anggaran APBD Majene, berapa yang dikelola dan berapa yang dipertanggung jawabkan.
“ Ini yang kita atau klarifikasi soal berapa anggaran yang dikelola Pemda Majene, tentang berapa yang dikelolah dan berapa yang dipertanggung jawabkan. Makanya kami turun tindak lanjuti Dumas itu, “ jelasnya
Editor : Bang Irham











