10 Anggota DPRD Polman Diperiksa Kejati, Siapa yang Akan Terseret?

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 16:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat

kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat

Mamuju, Suarasulbar.id — Aroma busuk dugaan penyimpangan anggaran kembali menyeruak dari tubuh legislatif. Sebanyak 10 anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman) dikonfirmasi telah dipanggil dan diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat.

Fakta ini dibenarkan langsung oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulbar, Adrianus. Ia menyebut, pemeriksaan tersebut masih berada pada tahap awal, yakni klarifikasi dan penyelidikan.

“Benar, saat ini masih dilakukan klarifikasi terhadap hasil temuan BPK di Sekretariat DPRD Polman,” ungkap Adrianus saat dikonfirmasi melalui chat aplikasi WA 25/4/26.

Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), ditemukan potensi penyimpangan anggaran dengan nilai mencapai lebih dari Rp2 miliar.

Angka ini tentu bukan sekadar kesalahan teknis. Nilai miliaran rupiah membuka ruang dugaan adanya praktik sistematis yang melibatkan lebih dari satu pihak.

Kejaksaan Tinggi Sulbar sendiri mengakui, hingga saat ini sudah ada 10 orang yang diperiksa. Namun, publik masih dibuat bertanya-tanya siapa saja mereka? Apakah seluruhnya anggota DPRD aktif? Ataukah ada pihak lain di lingkaran Sekretariat DPRD yang turut terseret?

Lebih jauh, materi pemeriksaan juga belum diungkap secara gamblang. Adriano menyebut, rincian penggunaan dana yang diperiksa masih dalam tahap pendalaman sesuai hasil audit BPK.

Kasus ini menambah panjang daftar dugaan persoalan di tubuh DPRD, khususnya terkait pengelolaan anggaran di sekretariat dewan, pos yang selama ini kerap luput dari sorotan tajam.

Jika benar terdapat penyimpangan hingga miliaran rupiah, maka ini bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan potensi kerugian negara yang harus dipertanggung jawabkan secara hukum.

Publik menunggu hasil pemeriksaan tersebut.

Berita Terkait

BREAKING NEWS, Polresta Mamuju Sita 3 Alat Berat Tambang Ilegal di Kalumpang, Siapa Pemiliknya?
Kelola Rp9,4 Miliar, Biro Umum Sulbar Dihantam Temuan
8.000 Liter Solar, DPO Belum Ditangkap, Adakah Orang Kuat di Belakangnya?
Dokumen MBG Bocor, Dugaan Suap Rp50 Juta, Mengarah ke Tipikor
Rahmat vs Firman, Skandal Suap MBG, Siapa Kebal Hukum?
Dinas Fiktif DPRD Mamuju, Setahun Lebih, Tersangka Nol
8.000 Liter Solar Subsidi Raib, Hanya Sopir Dihukum, Siapa Aktor Besar yang Dilindungi?
Terbongkar di Sidang, WKSM, Anak Usaha KPN Plantation, Diduga Kuasai 115 Hektare di Luar HGU

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 16:09 WITA

10 Anggota DPRD Polman Diperiksa Kejati, Siapa yang Akan Terseret?

Sabtu, 25 April 2026 - 14:11 WITA

BREAKING NEWS, Polresta Mamuju Sita 3 Alat Berat Tambang Ilegal di Kalumpang, Siapa Pemiliknya?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:42 WITA

Kelola Rp9,4 Miliar, Biro Umum Sulbar Dihantam Temuan

Sabtu, 25 April 2026 - 08:14 WITA

8.000 Liter Solar, DPO Belum Ditangkap, Adakah Orang Kuat di Belakangnya?

Kamis, 23 April 2026 - 23:31 WITA

Dokumen MBG Bocor, Dugaan Suap Rp50 Juta, Mengarah ke Tipikor

Berita Terbaru

Hukrim

Kelola Rp9,4 Miliar, Biro Umum Sulbar Dihantam Temuan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 12:42 WITA